NasDem: Moto Daerah Jiwa Port Numbay, Raperda Harus Lindungi Nelayan Asli Papua

Jayapura,Saireri.Com – Moto daerah tidak boleh sekadar menjadi hiasan tulisan di dinding atau kop surat. Bagi masyarakat Kota Jayapura—Port Numbay, moto itu adalah cerminan identitas, arah moral, serta jiwa kultural yang melekat pada setiap warganya.
Demikian ditegaskan Fraksi Partai NasDem dalam tanggapan terhadap Rancangan Peraturan Daerah terkait moto daerah.
“Ditinjau dari sisi filosofis maupun sosiologis, moto daerah bukan sekadar rangkaian kata yang diucapkan lalu dilupakan. Ia adalah intisari jati diri, pedoman moral, serta pandangan hidup yang bersumber dari nilai-nilai luhur dan warisan budaya Port Numbay,” tegas Fraksi NasDem.
Partai NasDem mendesak agar moto yang telah disepakati tidak hanya dipasang, melainkan dihidupkan secara konsisten — mulai dari dokumen resmi, gedung pemerintahan, sekolah, hingga ruang-ruang publik di dunia maya.
Agar makna moto tidak luntur, Fraksi NasDem juga meminta Lembaga Masyarakat Adat Port Numbay dan DPRK Jayapura turut dilibatkan dalam mengawasi penerapannya. Keterlibatan ini penting agar nilai sejarah dan filosofi di balik moto tetap terjaga dan tidak tergerus waktu.
Fraksi NasDem menyambut baik pengesahan kedua Raperda tersebut. Regulasi ini diharapkan bukan sekadar aturan tertulis, melainkan memberi dampak nyata: melindungi hak masyarakat adat, menyejahterakan nelayan Orang Asli Papua, menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus memperkokoh identitas kultural Kota Jayapura sebagai Port Numbay yang berdaulat atas jati dirinya sendiri.(Redaksi)





