Terkait Isu 44 miliar Korup dana Cadangan Aktivis Papua duga ada Internal Partai Golkar yang Bermain
Jayapura, SAIRERI.Com – Viralnya flayer berita terkait Ketua DPR Papua Korup dana Cadangan 44 miliar Pemda Provinsi Papua membuat Aktivis Papua angkat bicara. Bayam Keroman, menjelaskan bahwa Berdasarkan UU MD3 Psl 17 poin 1 huruf D yang mengatakan tentang Ketua DPR ialah anggota DPR yang berasal dari Partai Politik yang memperoleh kursi terbanyak selanjutnya poin C terkait mekanisme penetapan Ketua DPR dalam arti, seseorang yang mencalonkan diri dari Partai Politik dan memperoleh Suara terbanyak dari Partai pemenang pemilu itu yang berhak menduduki jabatan Ketua DPR.
Olehnya itu khusus untuk DPR Papua pemenang pemilunya ada di Partai Golkar sebagai Pemenang Pemilu dan Denny Henry Bonai yang memperoleh suara terbanyak dari Kader Golkar lainya, olehnya itu mari para elit politik sesama partai berlambang Pohon beringin jangan saling menyikut satu dan yang lainnya,” harap Bayam.

Ia juga mengharapkan agar Pemimpin Partai Golkar harus jeli dan karena dalam kubu partai Golkar sediri ada terjadi Manuver manuver politik untuk mengambil alih kekuasaan, karena belajar dari Pengalaman masa lalu kejadian semacam ini sudah pernah di alami Senior Politik di tanah Papua yang berasal dari Partai Golkar Orang tua kami Bapak Jhon Ibo, beliau di turunkan dengan cara cara yang tidak elegan,” ungkap Bayam.
Olehnya itu selaku aktivis mudah peduli Orang Asli Papua kami berharap agar demi keberlangsungan hidup yang rukun dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia saudara-saudara yang berasal dari luar Papua tolong hargai kami di tanah Papua, karena kami OAP tidak bisa pergi ke Sumatra,Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT untuk Jadi, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPR dan Kepala Dinas di wilayah kalian, olehnya itu tolong hargai Kebebasan kami untuk berekspresi melalui Kewangan yang di berikan Negara Indonesia lewat UU Otonomi Khusus guna mengembangkan diri kami dalam berbagai bidang di Negara kita Indonesia.
Tutup Bayam Ia mengharapkan agar pihak-pihak di internal partai Golkar tidak usah manuver untuk mengoyangkan kursi Pimpinan Ketua DPR Papua Saudara Denny Henry Bonai karena beliau adalah Representasi Orang Asli Papua yang saat ini kami percayakan, karena kalau diganggu dari dalam internal Partai sama saja Kita menggangu Kepemimpinan Ketua Partai Golkar Provinsi Papua dan,”ujarnya kepada Awak media usai memberikan keterangan Pers beberapa waktu lalu bersama Para Aktivis Permudah Papua menanggapi isu korup 44 miliar dana cadangan.(Redaksi)

