Reses DPR RI: Tonny Dorong Penyelesaian Jalan dan Dukung Rumah Ibadah di Yapen Barat

SERUI,Saireri.Com – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi NasDem, Tonny Tesar, memanfaatkan masa reses untuk turun langsung mendengarkan aspirasi warga sekaligus memantau progres pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (27‑10‑2026).
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah pembangunan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Hermon Kanawa yang telah mencapai sekitar 80 persen tahap pengerjaan. Bertemu dengan ibu gembala dan tim pelaksana, Tonny memberikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai, serta mencatat kebutuhan utama jemaat berupa kursi ibadah. Ia berkomitmen membantu pemenuhan kebutuhan tersebut agar rumah ibadah segera beroperasi secara penuh.

“Puji Tuhan, pembangunan GBI Hermon Kanawa sudah hampir selesai. Kami berharap bisa segera membantu menyediakan kursi, sehingga jemaat bisa beribadah dengan nyaman,” ujar Tonny.
Perhatian serupa diberikan terhadap pembangunan akses menuju Kampung Papuma, Distrik Yapen Barat. Warga menyampaikan pengerjaan jalan sempat terhenti selama sekitar dua minggu, dan meminta agar pekerjaan dilanjutkan hingga tahap pengaspalan serta dibangun jembatan yang kokoh guna mengatasi risiko saat air sungai pasang.
Tonny menegaskan pengaspalan jalan seharusnya sudah dapat dilaksanakan, dengan target penyelesaian dalam 50‑60 hari ke depan. Ia juga mengingatkan agar pihak terkait memperbaiki penimbunan jalan yang masih terlalu tipis sebelum tahap pengaspalan dimulai.

“Jalan ini harus segera diselesaikan. Kami berharap Bupati Kepulauan Yapen segera menandatangani usulan kelanjutan pekerjaan untuk diajukan kembali ke Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta,” tegasnya.
Apabila pekerjaan belum tuntas sebelum akhir tahun 2026, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk mengajukan kembali program lanjutan pembangunan jalan, termasuk memanfaatkan program infrastruktur pusat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Tonny juga berharap akses jalan nantinya dapat diperpanjang hingga ke Kampung Wooi untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah terpencil Yapen Barat (Redaksi)





