Peduli Generasi mudah Papua, Sekwan DPRP dukung Program Pastor Jhon Jonga bina anak usia dini kembangkan Prestasi Sepakbola di Koya tengah
Jayapura,Saireri.com – Peduli dengan Perkembangan Generasi anak usia dini Orang Asli Papua di Wilayah Perbatasan RI-PNG Kampung Koya tengah Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Dr. Juliana J Waromi,SE, M.Si Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua (DPRP) mengunjungi Anak anak binaan Pastor Jhon Jongga di paroki Santo Petrus Koya tengah selasa 29/4/2025.
Dalam kunjungan Kasih tersebut Ibu Juliana J Waromi di sambut penuh sukacita oleh Pastor dan anak anak binaannya beliau langsung di persilakan duduk sambil berbincang beberapa menit bersama Pastor lalu Ibu Sekwan DPRP sedikit memberikan bantuan berupa bahan makanan(Bama), juga Perlengkapan olahraga beberapa pasang kostum Sepak bola untuk bertanding dan kostum untuk latihan kepada anak anak binaan Pastor Jhon Jongga di Gereja Santo Petrus.
Saat di Wawancarai awak media Pastor Jhon Jongga mengatakan kenapa dirinya Prihatin untuk membina generasi anak anak Asli Papua usia dini di kampung Koya tengah, karena mereka ini belum terkontaminasi oleh penyakit penyakit sosial seperti, miras,narkoba, seks bebas dan lain sebagainya.
Olehnya itu saya coba merangkul anak anak usia dini 12 hingga 13 tahun dengan cara membina mereka buat satu tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dimana setiap anak anak di kampung yang tidak masuk Gereja ,Sekolah dan tidak latihan itulah yang tidak boleh makan di Paroki, dan metode ini sangat baik sekali karena antusias anak anak usia dini di kampung Koya tengah begitu tinggi mengikuti latihan sepakbola, diperkirakan seratusan lebih anak yang aktif,”ungkap Pastor.
Hal ini di lakukan untuk memotong Generasi terdahulu yang sudah terkontaminasi hal hal negatif, saya datang melayani di sini dari data kami ada sekitar beberapa orang anak dari sini yang terjerat kasus Narkoba di lapas Doyo dan banyak yang terjerumus ke pergaulan bebas Miras, Narkoba dan Seks bebas akibatnya menderita penyakit. Masalah ini semestinya menjadi Perhatian serius Pemerintah Kampung Koya tengah,” Harap Pastor Jhon Jonga.
Sementara itu, Sekretaris DPR Papua Dr. Juliana J Waromi, SE, MSi mengakui kunjungannya ke Gereja Santo Petrus Koya Tengah untuk menepati janjinya memberikan bantuan kostum sepak bola bagi anak-anak dan mendukung program makan siang gratis.
“Sebelum Paskah saya sudah datang dan dalam rangka Paskah saya datang kasih bantuan sekaligus mau lihat anak-anak yang bermain sepak bola di lapangan pas bermain. Nah, saya lihat anak-anak ini semangat bermain, sehingga harus dibina dan dibantu, karena sudah ada binaan dari pastor,” kata Sekwan Juliana Waromi.
Saat itu, ia berjanji untuk membantu anak-anak mendapatkan kostum sepak bola, sehingga ia sudah pesan dari Jakarta 3 minggu lalu dan saat ini saya sempatkan waktu untuk menyerahkan kepada anak-anak Binaan Pastor di Koya Tengah.
“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, meski sederhana tapi bisa memberikan semangat kepada anak-anak dalam latihan bola dan bertanding nanti. Kita jangan lihat karena ini anak-anak dianggap biasa, padahal anak-anak ini, harapan kita ke depan. Mari kita sama-sama mendukung mereka, baik itu pemerintah. tokoh adat, tokoh masyarakat,” ujarnya.
Diakui, ia telah melihat pembangunan dapur umum di Paroki Santo Petrus untuk menyediakan makan bagi anak-anak binaan Pastor di Koya Tengah ini. Ia tidak janji tetapi akan berupaya untuk membantu dalam meringankan beban dari Gereja Santo Petrus untuk membangun karakter umat.
“Ini juga bagian dari mendukung program makan siang gratis yang merupakan program Pemerintah pusat yang berdampak kepada anak-anak,” katanya. (Redaksi)

