Dinilai curang Ketua KPU Provinsi Papua dimintah Klarifikasi Pertemuan bersama Sinode GKI yang didalamnya ada Dua Pentolan Utama tim sukses Paslon No.1

Dinilai curang Ketua KPU Provinsi Papua dimintah Klarifikasi Pertemuan bersama Sinode GKI yang didalamnya ada Dua Pentolan Utama tim sukses Paslon No.1

Pertemuan Ketua KPU Dortea Simbiak dan Komisioner KPU Fajar Kambon bersama Sinode GKI

Jayapura,Saireri.com – Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Gubernur Papua (H-4), publik dikejutkan oleh pertemuan Ketua dan Komisioner KPU Provinsi Papua dengan Sinode GKI, di mana dalam kesempatan tersebut terlihat Pdt. Petrus Imoliana yang dikenal sebagai pendukung aktif rasis dari Paslon BTM-CK mengunakan atribut lengkap timsukses BTM-CK dan Juga Pdt.Kakiai yang sering hadir dampingi Paslon BTM kampanye ke wilayah Saireri menggunakan atribut kampanye BTM.

Fakta ini menimbulkan satu pertanyaan mendasar ungkap Viktor Buefar selaku Ketua Forum Pemuda Milenial dan Gen Z Papua Pendukung MDF saat di Konfirmasi di Jayapura.

Ia bertanya Apakah pertemuan ini bersifat netral, ataukah ada keberpihakan terselubung yang sedang dibungkus dengan label institusi keagamaan dan Penyelenggara?

 

Ketua KPU Harus Netral, belajar dari Kasus mantan ketua (SD) yang telah di berhentikan, untuk itu dirinya berharap Gereja Harus Menjadi Penjaga moral dan KPU adalah penyelenggara pemilu yang wajib menjaga netralitas, baik dalam tindakan maupun komunikasi publik,”ungkap Viktor.

Sementara Gereja, sebagai institusi Rohani, seharusnya menjadi tempat pembinaan moral, bagi kami masyarakat atau Jemaat, bukan panggung untuk mainkan manuver Politik atau ruang konsolidasi kekuasaan.

Jika pertemuan antara lembaga negara dan lembaga keagamaan mulai ditunggangi oleh kepentingan Politik Paslon tertentu, maka rakyat Papua berhak bertanya?

“Siapa yang sedang mereka layani, Tuhan, Rakyat, atau Kandidat tertentu?

Papua butuh PSU yang Adil, bukan Manipulasi yang dibungkus Rohani.
Pertemuan seperti ini dapat mengikis kepercayaan publik terhadap proses PSU yang di percayakan kepada Ketua KPU dan Jajaranya”, apalagi jika diwarnai simbol, gestur, dan keberpihakan yang mencolok.

Untuk itu Viktor menghimbau agar seluruh aparat keamanan mainkan peran masing-masing mari kita jaga Papua agar jangan dikotori oleh politik di mimbar dan lembaga netral yang condong pada kepentingan Paslon tertentu

Karena jika KPU tidak netral, dan Gereja ikut politik praktis, maka demokrasi kita sedang dikhianati dari dalam tubuh KPU.

Olehnya itu Ketua KPU Provinsi Papua dimintah klarifikasi pertemuannya dengan Badan Pengurus Sinode GKI yang di dalamnya ada keterlibatan Timses pasangan nomor urut 1 dengan mengunakan atribut lengkap timsukses,” tegas Viktor Buefar selaku Ketua Forum Milenial dan Gen Z Papua.(Redaksi)

 

Redaksi Saireri.com

Redaksi Saireri.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *