Nasdem turun ke Kampung Tobati, Wakil Ketua I DPRK Kota Jayapura Max Karubaba serap Aspirasi Warga

Jayapura,Saireri.Com – DPD Partai NasDem Kota Jayapura bersama DPC NasDem Jayapura Selatan dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di 5 kelurahan turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Kampung Tobati, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura Sabtu 24/10/2026.
Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRK Kota Jayapura, Max Karubaba.
Adapun 5 Kelurahan yang DPRt-nya ikut serta dalam kunjungan tersebut adalah Kelurahan Entrop, Kelurahan Hamadi, Kelurahan Ardipura, Kelurahan Numbay, dan Kelurahan Argapura.
Kedatangan Max Karubaba beserta pengurus DPD, DPC, dan DPRt disambut hangat oleh tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga Kampung Tobati.
Max Karubaba menegaskan, NasDem ingin memastikan aspirasi masyarakat pesisir adat tidak terlewatkan dalam pembangunan Kota Jayapura.
“Kami dari DPD, DPC Jayapura Selatan dan DPRt di 5 kelurahan datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di Kampung Tobati. Ini kampung adat yang harus kita jaga dan bangun bersama,” ujar Max Karubaba.
Sementara itu, Ketua DPC NasDem Distrik Jayapura Selatan, Andre, mengatakan kunjungan tersebut adalah wujud nyata kedekatan Partai NasDem dengan masyarakat.
“Kunjungan kami ini sebagai wujud dari kedekatan Partai NasDem dengan warga Kota Jayapura, khususnya di Kampung Tobati, sesuai dengan Moto Partai yaitu Gerakan Perubahan dan Restorasi Indonesia. NasDem harus hadir di tengah rakyat,” tegas Andre.

Hal senada disampaikan Ketua DPRt Kampung Tobati, Martina. Ia berharap aspirasi mama-mama terkait kendala transportasi bagi Anak sekolah di kampung dapat teratasi dan Warga di Tobati bisa diperjuangkan terkait Infra struktur Air bersih yang sangat menyusahkan kami untuk memperoleh Air Bersih.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Max Karubaba dan Partai NasDem yang sudah datang melihat kami langsung di Kampung Tobati. Kami berharap aspirasi kami, terutama untuk permohonan mama-mama dan warga masyarakat terkait pembuatan infrastruktur air bersih di kampung, bisa dibawa dan diperjuangkan,” ungkap Martina.
Kegiatan ditutup dengan dialog terbuka bersama warga untuk mencatat berbagai aspirasi yang akan dibawa ke tingkat DPRK Kota Jayapura. (Redaksi)





