Buka Konfresi Luar Biasa KAPP Papua Pemda Provinsi dan Kota berharap Pengurus siapkan diri baik sebelum kerjakan Proyek

Buka Konfresi Luar Biasa KAPP Papua Pemda Provinsi dan Kota berharap Pengurus siapkan diri baik sebelum kerjakan Proyek

Jayapura,SAIRERI.Com – Menyelesaikan konflik internal/organisasi, atau menetapkan pemimpin baru dalam situasi darurat makah Senin 16 Maret 2026 Kamar Adat Pengusaha Papua Provinsi Papua lakukan Konfrensi Luar Biasa (KLB).

 

Konfrensi Luar Biasa (KAPP) ini sendiri dilaksanakan dihotel Amazing Grace Argapura dan dihadiri oleh perwakilan Gubernur Papua, Pandam XVII Cenderawasih, Kapolda Papua, DPR Papua Kursi Otsus, Sinode GKI, Walikota Jayapura dan Juga Pihak Bank Papua serta Beberapa Bank lainnya gunah memberikan dukungan demi kemajuan para Pengusaha Orang Asli Papua.

 

Maikel Samori selaku Ketua Panitia dalam Laporannya menjelaskan bahwa Thema KLB kali ini adalah ” Dalam Kebersamaan menata kelembagaan kita bangun Ekonomi Inklusif gunah menata Kampung dan Kota menuju kemandirian dan Kesejahteraan OAP” tujuan dilakukan KLB untuk mengevaluasi kinerja Kamar Adat Pengusaha Papua Provinsi Papua juga merumuskan Program kerja strategis DPD KAPP, menilai pertanggung jawaban Plt, memilih dan menetapkan Ketua dan Pengurus (DPD KAPP) Periode 2024-2029. Ia juga mengatakan bahwa jumlah peserta yang hadir sebanyak 131 orang dari 8 Kabupaten 1 Kota di Provinsi Papua.

Sementara itu Gotlif Wolter Baransano selaku Ketua Umum KAPP tanah Papua dalam Sambutannya mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi sukses proses kegiatan (KLB KAPP) gunah mengantikan Badan Pengurus yang lama dan melanjutkan sisah Tugas sampai akhir masa Jabatan mereka, dan kegiatan ini bukan seremonial biasa tetapi ini adalah tuntutan Organisasi oleh sebab itu lewat KLB kita harus luruskan Organisasi KAPP, Karena Dunia usah terus bergerak cepat lewat arahan Presiden yang di buat melalui Regulasi Pusat yang di arahkan kepada wilayah berpotensi menjawab kebutuhan Negara,”ungkap Gotlif.

 

Ia juga menambahkan bahwa KAPP merupakan bagian yang tak terpisahkan dari amanah UU Otonomi khusus bagi Provinsi Papua yang harus di perhatikan, dan kami juga sudah punya kekuatan Hukum yang jelas melalui Kementerian Hukum dan Ham, baik Akta Notaris, MPWP dan surat lainya juga kami telah di Proteksi dengan adanya Peraturan Daerah khusus (Perdasus) yang di buat DPR Papua, olehnya itu kita harus menatah organisasi ini dan kami bekerja sesuai dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua sehingga kedepan Pelaku pelaku ekonomi dari semua bidang kegiatan khususnya OAP tidak bersantai santai tetapi harus lebih serius dalam bekerja rebut peluang usaha yang telah disediakan Pemerintah baik lewat Pemerintah Pusat maupun Gubernur Papua

 

Sementara itu mewakili Pemerintah Kota Jayapura Robert Betaubun mengatakan bahwa Kamar Adat Pengusaha Orang Asli Papua sesungguhnya wadah dimana Orang Papua mengembangkan diri dari sisi ekonomi menuju kemandirian mencapai visi-misi Gubernur Papua Cerah. Tambahnya KAPP ini bukan hanya tempat mencari Proyek di Pemerintah saja tetapi juga bisa mengembangkan diri melalui Sumber Daya Alam yang dapat menghasilkan Ekonomi Produktif bagi OAP.

 

Kepada Seluruh Pengurus Kamar Adat Pengusaha Asli Papua, Walikota Jayapura berpesan agar siapkan diri baik dengan seluruh perlengkapan administrasi yang ada apabila ingin mendapatkan Proyek dari Pemerintah karena banyak syaratnya dan aturan yang harus di taati, kalau tidak kita sendiri akan mengikat Pejabat pejabat pemberi Proyek yang notabene nya semua hampir OAP, olehnya itu kita harus menyiapkan diri dengan baik,” ungkap staf ahli Walikota Jayapura Robert Betaubun.(Redaksi)

Redaksi Saireri.com

Redaksi Saireri.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *