PAPUA AKAN DISEBUT BERBAHAGIA, SENATOR WAROMI AJAK WARGA SAMBUT FAJAR DENGAN PUJIAN

Jayapura,Saireri.com –Ratusan warga jemaat dari berbagai denominasi gereja memadati Lapangan Tenis Dok 9 Atas, Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (7/11/2026) pukul 03.00 pagi.
Mereka mengikuti Ibadah Syukur Pagi dalam rangka Penyegaran Rohani bagi Warga Kota Jayapura yang dipimpin langsung oleh Senator Pdt. David Waromi, Anggota DPD RI, bersama Pdt. Iskandar Waroi Awarawi.

Ibadah tersebut mengangkat Tema: “Aku Mau Membangunkan Fajar Pagi” dengan Sub Tema: _”Hatiku siap ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar.”_
Kegiatan ibadah membangunkan fajar pagi ini dihibur dengan puji-pujian dan penyembahan. Hadir juga beberapa gembala, serta aparat pemerintah setempat RT dan RW lingkungan setempat.

“Khotbah Senator: Papua Akan Disebut Berbahagia”
Dalam khotbahnya yang terambil dalam Kitab Maleakhi 3 ayat 12, Senator David Waromi mengatakan agar orang Papua harus banyak menyembah dan memuji Tuhan.
“Agar semua bangsa akan datang ke Papua untuk mengatakan Papua berbahagia karena diberkati Tuhan, baik manusianya dan tanah serta alamnya. Tuhan akan menghardik semua rancangan-rancangan jahat agar hasil tanah kita tidak diambil habis, supaya hasil bumi kita tetap berbuah bagi kita untuk anak cucu kita,” kata Senator.

“Doa sambut fajar pagi itu sama artinya kita sambut kehadiran Tuhan sendiri,” tegasnya.
Pendeta David juga menambahkan bahwa saat ini orang Papua harus berlomba-lomba menanam pohon jarak yang minyak bijinya akan diproses menjadi bahan bakar pesawat dan harganya sangat mahal.
“Olehnya itu kalau mau diberkati harus setia bekerja sebagai petani dan siap menanam,” tutup Senator.
“Pdt. Awarawi: Perbanyak Pujian dan Penyembahan”
Sementara itu di tempat yang sama, Pdt. Iskandar Waroi Awarawi menyampaikan, orang Papua sudah saatnya memperbanyak pujian dan penyembahan kepada Tuhan.
“Agar apa yang menjadi keinginan hati kita, Tuhan akan kerjakan menurut caranya sendiri,” harap Pendeta Awarawi.
“Ditutup Makan Bersama dan Berbagi Sembako”

Akhir dari ibadah sambut fajar pagi, Senator mengajak warga jemaat makan bersama dengan para hamba Tuhan dan RT/RW.
Dilanjutkan dengan pemberian sembako berupa beras dan sayur serta umbi-umbian dan pisang yang dibawa langsung dari Koya oleh warga Papua Pegunungan.(Redaksi)





